Thursday, August 9, 2018

Beberapa Makanan Yang Sama Dengan Makanan Indonesia



Sesama Dengan Melayu, ternyata di Indonesia dan Singapura mempunyai banyak kemiripan. Dengan demikian, masing-masing dari kuliner ini mempunyai banyak perbedaan, khususnya pada penggunaan bumbu dan juga rempah pada makanan itu sendiri.

Berikut beberapa makanan nasional yang ada di Singapura dan perbedaannya dengan masakan Nusantara yang lain, sesuai pada penjelasan salah satu koki yang ada berasal dari Singapura Mazlan Boyamin yang ternyata menjadi salah satu tamu koki di Restoran Satoo.

1. Nasi Lemak

Nasi lemak memang jika dilihat sekilas sama dengan nasi uduk yang ada di Indonesia. Dilengkapi menu dengan potongan ayam, bawang goreng, timun dan menjadi ciri khas utama nya adalah ikan billis goreng. Akan tetapi jika dari segit rasa ternyata nasi lemak sebenarnya sangat berbeda dengan nasi uduk.

Semua bahan terutama bumbu nasinya persis dengan nasi uduk, yang berbeda nasi lemak tidak memakai pakai daun salam dikarenakan daun salam mempunyai rasa yang kuat sekali. Jadi jika pakai semua itu maka rasa dan bau pada bumbu yang lain akan tertutupi.



2. Laksa

Ternyata Melayu mempunyai pengenalan laksa dalam berbagai macam. Berbagai macam laksa seperti laksa bogor, laksa betawi, laksa penang, laksa medan, laksa asam dan berbagai laksa yang lainnya. Berbeda dengan Singapura yang mempunyai laksa versi sendiri.

Laksa Singapura ini bisa terbuat dari kuah kaldu ayam ataupun udang. Biasanya makanan ini memakai santan, akan tetapi untuk sekarang ini banyak yang memakai susu evaporasi.

Agar bisa membedakan laksa dari Singapura yang menurut Mazalan ini adalah cara penggunaan pada daun kesum, yang mempunyai hasil bau khas yang tajam. Bukan hanya itu isian yang digunakan dengan memakai mie putih dari tepung beras.



3. Rojak

Di Indonesia lebih dikenal dengan sapaan rujak. Isian rujaknya juga hampir sama dengan di Indonesia, berbagai aneka buah seperti kedondong, bengkuang dan juga mangga mengkel. Ternyata yang membedakan ada terdapat tahu kopong dan cakwe yang sudah digoreng garing.

Saus kacang yang untuk menyiram bagian rujak ini dicampur dengan petis, dan ditabus sedikit kecombrang cacah. Bisa dikatakan jika rojak Singapura ini banyak rasa, akan tetapi tidak cocok untuk di makan dengan buah yang manis dan lembek seperti buah nangka dan juga belimbing.


4. Popiah

Makanan satu ini biasa disebut dengan Lumpis di Indonesia, Hidangan ini merupakan makanan dari daerah di Fujian, China. Dengan berjalannya waktu berubah sesuai dengan lingkungan dan juga selera dari setiap daerah. Misalnya di negara di Singapura isian yang akan digunakan adalah bengkuang bukan rebung yang ada di Semarang.

Popiah yang ada di Singapura ini kulitnya tidak digoreng, Sedangkan yang ada di Indonesia ini biasa terdapat pilihan seperti basah atau pun digoreng. Selanjutnya popiah yang ada di Singapura ini berukuran lebih gede.



5. Chili Crab

Makanan ini sangat populer untuk sekarang ini, dengan kepiting yang dimasak dengan menggunakan jahe, bawang merah, saus tomat, saus sambal, bawang putih, saus sambal dan juga sambal yang sudah ditumis. Sekilas memang sama dengan kepiting saus padang yang ada di Inonesia.

Akan tetapi, keduanya sangat berbeda, karena terdapat penambahan telur kocok lepas pada kuah kepiting saus padang ini. Bumbu pada kepiting saus padang ini biasanya akan diiris sangat tipis, sedangkan Chilli Crab dihaluskan dengan ditumis sampai kental.


Beberapa hidangan yang ada di atas ini dapat dicicipi di Shangri-La Hotel, Jakarta 6 sampai 12 Agustus 2018 untuk setiap jam makan siang dan juga malam di salah satu Restoran Satoo. Makan untuk sepuasnya dengan harga Rp 358.000 untuk perorang.

No comments:

Post a Comment