Saturday, March 9, 2019

Janji Umumkan Perceraian, Suami Bella Luna Justru Menghilang



Suami Bella Luna, FX Eko Hendro Prayitno (Nana), yang batal menemui istri pertamanya, Shirley. Pertemuan ini awalnya direncanakan untuk mendatangani persoalan yang telah terjadi antara Nana, Shirley dan juga Bella Luna.

Namun ternyata lelaki yang menikahi Bella Luna sebulan yang lalu itu tidak hadir meski sebelumnya ia sudah berjanji untuk mau datang. Nomor ponsel Nana yang mendadak tidak aktif sehingga sangat sulit untuk dihubungi.

Awalnya saudara Nana yang bersama saya ingin sekali menandatangani surat untuk menyetujui poin yang sudah kamu sepakati untuk beberapa hari yang lalu. Namun faktanya dia justru kabur dan susah untuk dihubungi, saya sangat kecewa, kata pengacara Shirley, Razman Arif Natusution, membuka jumpa pers yang ada di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (8/3/2019).

Ada beberapa poin, yang dikatakan oleh Razman, yang wajib untuk ditandatangani suami Bella Luna yang meliputi: hal yang pertama pada tanggal 15 Februari 2019 yang terjadi pernikahan dengan Bella Luna di Hotel Four Season tanpa sepengetahuan dari Shirley selalu istri sah. Nana yang lantas menceraikan Bella pada tanggal 7 Maret 2019.

Lalu yang kedua, Nana memberukan mahar yang berupa sertifikat rumah yang nilainya cukup pantastis Rp 2 Miliar dan emas batangan dan juga logam mulai seberat 88 gram. Tidak ketinggalan biaya pernikahan ini sebesar Rp 150 juta. Poin kedua yang menyatakan jika mahar serta biaya pernikahan harus dikembalikan sama istri atau ibunda Nana Sophia alias Maria.


Poin Penting



Pon yang ketiga mencabut beberapa perusahaan yang memang sudah diahlihkan kepada Bella Luna dan juga dikembalikan ke istri atau ibunda Nana. Dan yang keempat bersedia tidak dilibatkan dalam pengalahan perusahaan atau mendapatkan uang untuk setiap bulan dari bantuan keluarga yang besarnya akan dibahas kemudian.

Dan yang terakhir menggelar preskon bersama dengan kuasa hukum istri untuk membuktikan ke masyarakat bila memang sudah benar-benar bercerai. 

Tempuh Jalur Hukum



Karena tidak datang untuk menepati janjinya dalam penandatanganan surat, Razman yang tidak tahu lagi bagaimana harus mempertahankan rumah tangga Nana dengan kliennya tersebut. Sehingga dalam langkah selanjutnya apabila tidak bisa diselesaikan secara damai yaitu akan berlanjut ke jalur hukum.

Ini sebagai lawyer yang berupaya untuk kembali mempersatukan keluarga. Saya memiliki mediaasi, jangan masuk dulu pada proses hukum dan dia menyanggupi hal tersebut. Namun pada faktanya yang lain saya ceritakan, lain yang dia laksanakan, yang sudah disepakati sebelumnya, tandas Razman. 

Semoga masalahnya cepat selesai ya, dan diberikan kemudahan dalam masalah ini. Menjadi perempuan yang sabar dan kuat ya dengan masalah yang dihadapi.

No comments:

Post a Comment