Monday, January 28, 2019

Benarkah Kalori Mie Instan Lebih Kecil Jika Dibandingkan Dengan Nasi??



Murah, mudah dan juga praktis bisa didapatkan dimana saja, membuat mie instan yang paling digemari oleh semua orang. Apalagi jika sedang malas makan nasi atau tanggal tua. Bahkan, banyak yang beranggapan jika sebungkus mie instan bisa mengganti seporsi nasi putih dengan kalori yang rendah.

Eits, tapi apakah benar? Beberapa fakta inilah yang akan menjawab apakah mie instan efektif untuk diet atau malah sebaliknya.

1. Nasi lebih mengenyangkan jika dibandingkan dengan mie, berarti kalori nasi lebih banyak. Benarkah?



Tidak bisa dipungkuri lagi, mie instan yang sering dianggap sebagai makanan ringan karena tidak bisa menimbulkan efek kenyang yang lama. Berbeda halnya dengan nasi yang akan membuat kita merasa lebih cepat kenyang, dan bisa dapat mengembalikan energi pada tubuh. Hal inilah yang membuat banyak orang beranggapan jika kalori pada nasi lebih rendah dibandingkan dengan mie.

Padahal jika diteliti lebih lanjut, ternyata satu porsi mis instan 70 gram yang mengandung 370 kalori. Sedangkan dengan berat nasi yang sama, nasi putih hanya mengandung 91 kalori saja. Maka dengan kata lain, kandungan yang ada pada mie instan ini mempunyai kalori empat kali besar dibandingkan dengan nasi.

Belum lagi, jika sebagian orang yang terbiasa makan mie dengan nasi bisa dibayangkan berapa kalori yang akan masuk pada tubuh?

2. Beberapa mie instan yang rendah kalori, begitu juga protein dan juga seratnya



Beberapa merek dari mie instan telah menurunkan kadar kalori mereka sampai 188 kalori persajiannya. Namun begitu, kadar protein dan juga serat pada semangkuk mie pun juga rendah. Padahal, dua zat inilah yang sangat penting peranannya ketika orang sedang diet.

Jika dibandingkan dengan lemak dan karbohidrat, protein inilah yang paling banuak dibutuhkan sebagai pembentukan dari kulir, darah dan juga tulang. Selain itu, protein juga sangat berperan penting untuk bisa meningkatkan perasaan kenyang dan mengurangi lapar. Sama halnya pada serat yang akan memberikan rasa penuh pada perut, sekaligus dapat melancarkan pencernaan.

3. Gangguan metabolisme jika terus akan dikomsumsi

Sebuah penelitian pada tahun 2014 telah menunjukkan risiko yang akan dialami oleh perempuan yang melakukan diet dengan mengkomsumsi sedikitnya 2 porsi mie instan pada sepekan. Mereka yang mengalami peningkatan gangguan metabolisme. Hal inilah yang mengakibatkan banyak lemak dan simpanan energi yang tidak bisa terurai dengan benar dalam tubuh.

Timbulnya lemak bukan hanya mengganggu proses penurunan berat badan saja. Namun, juga akan berisiko pada penumbatan aliran darah, diabetes, stroke dan gangguan jantung.

4. Kandungan sodium mis instan yang tinggi bisa menyebabkan kegemukan



Sodium yang tidak secara langsung bisa membuat tubuh menjadi gemuk. Namun, jika terlalu banyak dikomsumsi, maka akan membuat kita menjadi cepat haus. Dan pada waktu yang singkat, kita menjadi ingin minum untuk bisa menghilangkan rasa kering yang ada pada tenggorokan setelah makan mie.

Sebenarnya, dengan minum banyak air putih asalkan pas dengan kebutuhan tubuh sangat direkomendasikan.

5. Jika lagi pengin banget, ini cara mengkomsumsinya!


Mie instan sudah menjadi hukum alam, ketika hujan turun dan suasana sedang dingin, maka mie instan akan hadir untuk menghangatkan ddan memanjakan lidah. Jika terdesak dan keinginan makan mie instan tidak lagi terbendung, maka perhatikanlah beberapa makanan pelengkapnya. Tujuannya bisa memenuhi protein dan serat yang dibutuhkan pada tubuh. Misalnya dengan menambahkan sayuran hijau, ayam, telur dan daging.

No comments:

Post a Comment