54indo.com- Beberapa pekan yang lalu, facebook telah menghadapi sebuah kasus yang terdengar oleh seluruh dunia. Sejak kali ini, aplikasi yang ada di Facebook dinilai melanggar hukum. Namun, aplikasi ini sudah ada sejak tahun 2011 yang lalu. Mari kita simak ceritanya dibawah ini?
1. Facebook sendiri dituduh telah mengumpulkan informasi yang telah melanggar persetujuan dari para pengguna
Bandar Poker Online
Dilansir dari 54indo.com- Facebook saat ini telah dihadapi gugatan hukum yang dikarenakan soal pengenalan wajah yang dimiliki. Facebook ini telah dituduh mengumpulkan informasi yang belum di tanya soal penggunanya sebelumnya. Dengan terteranya "saran tag" yang menandai kawan-kawan yang terlihat pada foto itu telah melanggar hukum dinegara tersebut. Dari pihak facebook sendiri akan menghadapi kasus yang di hadapinya.
Pada senin pekan yang lalu, Hakim dari Amerika Serikat, yang bernama James Donato, memutuskan untuk menetapan kelas oleh pengguna Facebook. Dalam kata kelas yang dimaksud pengguna Facebook dari Amerika Serikat untuk siapa Facebook akan menyimpan pegenalan wajah pada tanggal 7 Juni 2011, sesuai yang diperintahkan oleh pengadilan. Setiap gugatan tersebut, setiap orang yang berkelompok ini akan mendapatkan keringanan. Keputusan berita tersebut muncul beberapa hari setelah CEO Facebook Mark Zuckerberg akan menghadapi berbagai pertanyaan sungguh-sungguh oleh anggota AS atas koleksi dari perusahaan. Facebook sendiri percaya keburukan hukum akan mencapai sampai milliaran dolar,"
2. Proses gimana cara kerja yang dilakukan Facebook soal pengenalan wajah
Facebook telah meluncurkan saran tag pada bulan juni 2011 kemaren. Aplikasi ini menunjukkan siapa saja yang memiliki aplikasi ini harus mengunggah dengan kenalan pada wajah kita. Dalam keputusan yang diberikan Hakim Donato, telah menetapkan proses secara empat langkah yang dituju dibelakang teknologi yang diantaranya perangkat lunak akan mencoba memproses wajah kita yang di unggah.
Pada halaman bantuan yang diberikan, Facebook memberitahukan tempat wajah yang diinformasikan tentang kemiripan foto yang ditandai oleh pengguna itu sendiri. Jika kamu belum memberikan foto dalam ungguhan Facebook, maka kami tidak bisa memberikan informasi tentang anda. Fitur ini sebagian besar tersedia di negara inggris dan dapat dimatikan kapan saja oleh pengguna AS.
3. Facebook juga pernah menghadapi kasus yang sama atas kebocoran data sebelumnya
Beberapa pekan yang lalu, Facebook telah dikejutkan dengan kebocoran data pengguna Facebook ke seluruh dunia, salah satunya negara indonesia. Dengan kejadian tersebut , Mark Zuckerberg telah memberikan kesaksian kepada pihak anggota AS beberapa waktu kemudian. Dan yang paling lucu, data tersebut juga ikut bocor. Lebih banyak juta pengguna dari pihak AS, dan 1 juta berasal dari negara indonesia.









No comments:
Post a Comment